Postingan

Semua Dalam Barisan Sajak

 ☘️☘️ *Egoku Kekasihku* 🌺 🌸 _21/03/2022_ Bagaimana aku akan layak menikah ? Sedangkan merangkul emosi ku saja masih amburadul Tak jelas langkah mana yang hendak dipijak Ego diri sendiri menjadi langkah yang tak terelak Hakikatnya tak mampu menikmati kenyataan ini Namun sadar akan goresan belati sendiri Maka, harus bertanggungjawab menahan sakit sendiri Tak ada yang bisa dipersalahkan selain tahu diri Bayang-bayang sulitnya menata ego dua orang Menjadi momok yang tak ada cahaya terang Belum lagi durasi waktu yang tak cukup lima menit Tentunya akan menciptakan masalah-masalah yang lebih rumit. Masalah pribadi saja sudah berat Apalagi masalah dua orang, menjadi gelap yang pekat Tak ada kekasih yg dekat saat ini Selain ego yang masih berapi-api, Aku benci pertanyaan kapan sampean rabi.                                       🌸                   ...

Orang Tua Ku Tak Menghendaki Jodoh berNeptu 24

Gambar
 [17/1 09.44] faisol amir👓:  Kedua orang tua kompak menolak proposal perjodohan ku, setelah hampir ku jalani masa pdkt 11 menuju 12 bulan. Sekarang bagaimana memahamkan ke dia selaku perempuan ??  Ku ghosting begitu saja, atau aku pamitan baik-baik, atau aku menjadi anak yg gegabah, karena harus memilih dan pasti akan ada yg tersakiti dalam setiap pilihan. Aku belum tahu apakah dia pernah bercerita langsung dg orang tua nya, namun yg ku tahu selama ini dia menutup rapat-rapat hubungan dekat nya dengan ku, walaupun dikhalayak mahasiswa kampus, hubungan kita sudah bukan rahasia. Karena dia sampai detik ini belum aku dengar kabar tentang respon orang tuanya akan hubungan abu-abu, maka semakin memantab kan aku untuk tidak mempertahankan dia, cuman momentum mana yang harus ku ambil ? Ya, aku harus tega, segera dan secepatnya. Bismillah, aq putuskan berhenti untuk komunikasi, alias ghosting tanpa konfirmasi.👌🏻

Semua Dalam Barisan Sajak

  [3/3 12.08] faisol amir👓: Tak Akan Selesai Jilbab itu melingkar asik  Senada dengan kemeja hitam yang sederhana Mencuitkan pemikiran pengalaman Tak mau dihakimi karena dia lebih tahu untuk dirinya             Meriah renyah tak kalah krispi dari tahu kress           Suara riang, hiasan mata yang tegas           Gingsul tersipu melintas disenyum dan tawanya. Satu jam dua jam gelas-gelas kopi habis tak tersisa Namun, esok hari tak habis menyambung cerita Sedikit basa-basi tak apa baginya Selama kecewa tak membekas dalam hidupnya [3/3 12.19] faisol amir👓: *Merajuk Manja* Instastory menstorykan aktivitas sibuknya Story pendidik dan penghafal Qur'an tegas dalam tasbih hidupnya, Story' itu membuat rangkaian komentar masuk di DM nya. Bahasa tulisan senang dan tenang Bahasa responnya welcome walau bukan someone Bahasa waktu melintas cepat dengan saling berbalas Bahasa-bahasa lain dia butu...

REMBUK EMIS LINTAS JENJANG RA, MI, MTs DAN MA Se-TULUNGAGUNG Nde’ Jogja

Gambar
  Jogjakarta, 26-28 Februari 2022 STARTING MOMENT Tim operator EMIS (Education Mangement Information System) di bawah naungan Kementrian Agama RI Kabupaten Tulungagung mengadakan Rembuk Bersama tentang per-EMIS an, kegiatan ini diinisiai langsung oleh Koordinator Operator Pendidikan Madrasah (PENDMA) dan menjadi gagasan pertama Tim Operator Madrasah dapat melaksanakan rembukan tanpa di depan komputer maupun laptop. Bertempat di wilayah wisata Kabupaten Gunungkidul Jogjakarta sebanyak 3 rombongan bis berkapasitas 50 penumpang, rembuk tahun ini diikuti oleh seluruh operator lintas jenjang baik Madrasah Aliyah Negeri (MAN)/Madrasah Aliyah Swasta (MAS), MTsN/MTsS, MIN/MIS dan RA se-Tulungagung. Rombongan kali ini berangkat dari 3 titik penjemputan yakni Bis 1 di Kantor Kemenag RI Kab. Tulungagung, Bis 2 menjemput di titik lingkungan Ma’dinul Ulum Campurdarat dan Bis 3 menjemput rombongan dari wilayah Tulungagung Timur. Kemudian semua berkumpuk jadi satu di titik utama pembera...

Maaf, Aku Sibuk !

Gambar
Kata-kata yang khas dikala panggilan tanggungjawab menghampiri seseorang, agenda yang sudah disepakati bersama harus mengemis tenaga pada kesibukan mereka. Seolah yang sempat tak memiliki kesibukan seperti dirinya, harus mengemban tanggungjawab itu sendiri. Sebenarnya tidak masalah sih, terkadang malah hilang tanpa konfirmasi, datang tanpa dicari, jadinya semakin memperparah kinerja yang diemban sebuah tim. Akhirnya, dia bekerja sendirian mencari inovasi, manajerial bahkan sampai pelaksanaan, aduh kasihan nya. Tak ayal hal sepele ini menyebabkan erosi semangat dalam berevenisasi atau menggagas suatu acara. Kesibukan memang berbeda, tidak tahu pada saat acara yg sudah dirancang tiba-tiba bebarengan dengan tanggungjawab lainnya dengan beban yang sama pula, hal demikian menyebabkan kata-kata "maaf, aku sibuk" tidak bisa terelakkan lagi, kelegowoan dari teman se panitia, Se organisasi harus dibentangkan lebar-lebar agar tidak menambah riwehnya emosi saat pelaksanaan acara, syukur...

Yahh Sebuah Emosi

Seminggu terakhir ini bawaannya marah terus, padahal momentum awal bulan Rajab merupakan waktu yg indah nan penuh kemuliaan. Hati terkoyak-koyak oleh tangan yg ingin membanting barang, mulut yg ingin ngomel setiap orang, badan yang memberontak dg keadaan. Dalam benak selalu muncul minder, kecil hati, " kq aq sekarang makin Ndak punya wibawa ya, haruskah aq marah dulu baru semua akan mengakui ketegasan ku dan menunduk dihadapanku". Sehingga pada praktek pembelajaran dari Senin tangan ku tak lepas dari memukul anak dan kemarahanku memuncak di sekolah dan pondok. Aku tak tahu esensinya, yang ada perbandingan-perbandingan dalam benak muncul begitu saja. Seolah perilaku ramah hanya akan ditindas yg kuat, diremehkan anak-anak dan tak diorangkan rekan sejawat. Aah, sebgitu kecil kah hati ku saat ini melihat kuasa Tuhan ?? Kenapa harus karena manusia amalan yg selama ini dilakukan ?? Harusnya menjadi manusia yg sejati adalah bekerja utk pemiliknya, bertindak sebermanfaat mungkin suda...

Dawuh Abah Zaini Musthofa

Setelah sempat vakum selama 2 tahun, akhirnya reuni Keluarga Besar KH. Abdul Ghoni Dawuhan kembali digelar. Kevakuman ini bukan tanpa sebab, memang pandemi Covid-19 menjadi alasan utama vakumnya reuni Akbar Keluarga Besar KH. Abdul Ghoni Dawuhan. Berkesempatan menjadi tuan rumah Reuni Tahun 2021 adalah keluarga Bani Marzuki Tambakboyo, bertempat di halaman lingkungan Masjid Jami' Darun Najah atau bertempat di kediaman Kyai Umar.  Dalam sambutan Pimpinan Umum Reuni Akbar Keluarga Besar Bani KH. Abdul Ghoni Dawuhan, KH. Zaini Musthofa Tanjungsari menyampaikan beberapa pesan, diantaranya: Berharap ada pergantian koordinator utama, Walaupun sudah tidak menjabat, tetapi akan tetap mendukung dan membantu, Awal memulai reuni dg menelusuri dzurriyah selama 2 bulan, Disaat ada balaa' dan para mukmin tetap berdzikir, maka balaa' akan segera diangkat, Undangan ke depannya tidak perlu damel undangan kertas, cukup menggunakan WA. Setelah berakhirnya dawuh-dawuh dari Kyai Zaini Musthofa,...